Sultan-Qaboos-Grand-Mosque-in-Muscat-Oman

Rabu, 23 Oktober 2013

Sambal Jengkol Bumbu Padang Balado Pedas



 

 
Khas bau dari jengkol tidak mempengaruhi selera untuk menyantap sambal jengkol yang super enak ini. Memasaknya pun menjadi tak segan walaupun aromanya menyebar ke seluruh penjuru. Inilah resep bikin sambal jengkol balado berikut cara memasaknya :

Bahan dan bumbu :


·    500 gram jengkol
·    500 ml air
·    4 sdm minyak goreng
·    2 lembar daun salam
·    1 batang serai
·    4 cm lengkuas, memarkan
·    3 sdm kecap manis
·    1 sdm gula pasir

Haluskan :
 
·    10 buah cabai merah keriting
·    8 butir bawang merah
·    6 siung bawang putih
·    garam secukupnya

Cara Membuat Sambal Jengkol Bumbu Padang Balado Pedas :

1.       Jengkol yang masih berkulit direbus dengan air dan sedikit abu gosok hingga matang. Buang airnya, lalu rebus kembali dengan air yang baru sampai mendidih. Buang kulitnya, lalu belah. Keprek setiap kepingan jengkol hingga memar.

2.       Panaskan minyak goreng. Tumis bumbu halus bersama daun salam, serai dan lengkuas hingga harum. Tambahkan air lalu aduk hingga mendidih.

3.       Masukkan jengkol, kecap manis, dan gula pasir. Masak hingga kuah mengental, angkat dan hidangkan.

Sumber :
http://resepmasakankreatif.blogspot.com

Nomor Call Center All Operator



Call center all operator atau layanan pelanggan all operator seringkali menjadi hal yang dilupakan pengguna jasa telekomunikasi. Padahal apabila kita mengetahui dan hafal nomor call center kartu handphone yang kita pakai saat ini, kita bisa menanyakan hal-hal dan masalah yang terjadi pada layanan operator tersebut.
Seperti masalah pada jaringan, masalah pada saat pengisian pulsa baik melalui voucher fisik atau elektronik, setting layanan pada handphone anda, atau sekedar bertanya tentang program-program yang sedang diadakan operator atau provider tersebut. Jadi langsung saja kita lihat nomor call center all operator terbaru baik kartu GSM ataupun kartu CDMA dibawah :

Nomor Call Center Telkomsel
Melalui KartuHALO : 133

Melalui kartu simPATI dan Kartu AS :
155 untuk layanan informasi pelanggan 24 jam (Gratis)
188 untuk layanan Contact Center 24 jam (Berbayar)

Melalui ponsel dan fixed phone :
Nasional : 08071811811, Jakarta : (021) 21899811, Bandung : (022) 2553811, Surabaya : (031) 8403811, dan Medan : (061) 4578811

Nomor Call Center Indosat
Via PSTN : 021 5438 8888, 021 3000 3000, atau 021 3011 1111

Via Matrix & StarOne : Dial 111 (Gratis)

Via Mentari : Dial 222 (Gratis) atau Dial 100 (Rp.400,-/call)

Via IM3 : Dial 100 (Rp. 400,-/call)

Fax : 021 5449501-06

Nomor Call Center XL
Telepon : +62-21-579 59 817
818 - Untuk info layanan melalui mesin penjawab (Gratis)
817 - Untuk berbicara dengan XL Contact Center Representatives : Rp 350,-/per panggilan.

Fax : +62-21-579 59808

Email : customerservice@xl.co.id

Twitter : Follow @XLCare

Nomor Call Center Axis
Melalui telepon : 838 dari nomor AXIS atau 0838 8000 838

Melalui email : cs@axisworld.co.id

Nomor Call Center 3 (Three)
via telepon : 123 atau 0896 44000 123

via e-mail : 3care@three.co.id

Nomor Call Center Smartfren
via telepon : 888 dari kartu Smartfren (Rp.300/panggilan) atau 08811223344 / 02150100000

Nomor Call Center Esia
telepon Esia : *999 atau call *990 (Rp. 1 / detik)

melalui telepon lain : (021) 9100 9999 Jabodetabek, (022) 9100 9999 Bandung & Sekitar, (031) 9100 9999 Surabaya & Sekitar, (0341) 990 9999 Malang & Sekitar, (024) 9100 9999 Semarang & Sekitar, (0271) 910 9999 Solo & Sekitar, (0274) 910 9999 Yogyakarta & Sekitar, (061) 9100 9999 Medan & Sekitar, (0751) 990 9999 Padang & Sekitar, (0361) 990 9999 Denpasar & Sekitar, (0721) 990 9999 Lampung & Sekitar, (0778) 910 9999 Batam & Sekitar, (0711) 910 9999 Palembang & Sekitar, (0761) 980 9999 Pekanbaru & Sekitar, (0411) 910 9999 Makassar & Sekitar, dan (0511) 910 9999 Banjarmasin & Sekitar

Twitter : @solusiesia

Nomor Call Center Telkom Flexi
via telepon : 147

Semoga dengan adanya informasi nomor call center all operator di Indonesia baik GSM ataupun CDMA bisa memberikan solusi untuk anda yang sedang mengalami masalah pelayanan dari operator seluler diatas. Dan jangan lupa ya sebelum menelepon cek pulsa terlebih dahulu ya.



Sumber: http://konkzmedia.blogspot.com/2012/10/nomor-call-center-all-operator.html#ixzz2ibCk6HfL

Rabu, 28 Agustus 2013

Kabar Gembira dari Dr. Aidh Qarni


Rubrik: Afrika | Kontributor: Tim dakwatuna - 26/08/13 | 12:22 | 19 Shawwal 1434 H



dakwatuna.com – Kairo. Dr. Aidh Qarni seorang ulama di Saudi yang terkenal dengan bukunya “La Tahzan” menulis di ansarportsaid.net hari Sabtu 24 Agustus 2013 tentang bagaimana seorang muslim menyikapi kondisi Mesir saat ini. Berikut cuplikan tulisan beliau:

Ketika aku sedang menagis karena meratapi apa yang menimpa umat ini di seluruh dunia Islam, terutama di Mesir dan Suriah, ada seorang kawanku datang bertanya, “Kenapa kau bersedih?” Aku menjawab, “Aku bersedih karena agamaku sedang dalam kesulitan.” Diapun menjawab, “Islam adalah agama Allah swt. Dia sendiri yang akan menolongnya. Bukankah Allah swt. berfirman, ‘”Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.’” [Al-Mujadilah: 21].

Aku berkata, “Kalau begitu, aku menangis karena orang-orang yang dibunuh secara dhalim.” Dia pun menjawab, “Mereka telah berbahagia, in sya’a Allah, hidup dan mendapatkan rezeki di sisi Allah swt.”

Aku berkata, “Kalau begitu, aku menangis karena orang-orang yang terluka, tertawan dan tertindah.” Dia menjawab, “Segala musibah yang menimpa seorang muslim, hingga duri yang menusuknya, pasti akan menjadi penghapus dosa dan kesalahannya. Ujian dari Allah swt adalah kaffaratudz dzunub.”

Aku berkata, “Kalau begitu, aku menangis karena janda yang kehilangan suaminya, anak yatim yang kehilangan ayahnya.” Dia menjawab, “Allah swt. akan menolong mereka. Karena Allah swt. adalah penolong bagi orang-orang yang shalih.”

Aku berkata, “Kalau begitu aku menangis karena ibu yang kehilangan anak-anaknya, atau orang yang kehilangan orang-orang yang dikasihinya.” Dia menjawab, “Hanya orang yang sabar, yang pahalanya diberikan tanpa hitung-hitung.”

Aku berkata, “Aku bersedih karena ahli kebatilan berkuasa di bumi ini, mengalahkan ahli kebenaran.” Dia menjawab “Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.” [Ali Imran: 196-197].

Dia pun mengakhiri pembicaraan kita dengan sebuah nasihat, “Karena itulah tidak ada alasan kita menangis. Hapuslah airmatamu. Yakinilah janji Allah swt. Kalau Dia sudah berjanji, tidak ada yang akan bisa menghalangi-Nya. Perbaikilah dirimu sehingga menjadi orang yang layak termasuk dalam firman Allah swt. “Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” [Al-Qashash: 83]. (msa/dkw/ansarportsaid).

Redaktur: moh sofwan



Sumber:
http://www.dakwatuna.com/2013/08/26/38544/kabar-gembira-dari-dr-aidh-qarni/#ixzz2dJgrEomO

Minggu, 26 Mei 2013

Aneka Menu Masakan Olahan Bebek



DAGING bebek memiliki keunikan tersendiri dibandingkan daging unggas lain. Dagingnya lebih liat dan basah, tetapi rasanya gurih. Di Prancis, bebek merupakan salah satu hidangan istimewa dan menjadi label masakan yang populer.

Namun, untuk menciptakan hidangan atau masakan dari bebek yang sesuai lezat dan sesuai selera dibutuhkan pengetahuan, pengenalan bahan, serta teknik memasak yang benar. Agar tidak salah dalam mengolahnya, baca tips berikut ini:

1.    Daging bebek memiliki aroma yang lebih amis, sehingga penangannya tentu lebih rumit dibandingkan daging ayam. Terutama untuk mengempukkan dagingnya yang liat serta menghilangkan aroma amis yang menyengat, dibutuhkan waktu dan pengalaman memasak.

2.    Sebelum mengolah daging bebek menjadi masakan tertentu, tangani dulu bulu-bulunya yang dikenal sulit terlepas oleh rendaman air panas sekali pun, sehingga terkadang kita mesti mencabutinya dengan alat penjepit lalu menggarangnya sebentar di atas api. Setelah itu, baru bisa merebusnya dengan air yang lebih banyak biar empuk. Atau dengan melumuri meat tenderizer setelah daging dipotong-potong.

3.    Untuk mengurangi aroma anyir, daging bebek bisa direndam dalam larutan jeruk nipis atau cuka. Ketika memasaknya, campurkanlah bumbu penambah aroma seperti sereh, daun salam, daun jeruk, atau lengkuas.

Dengan cara ini, aroma anyir daging bebek akan hilang sehingga tidak merusak selera penggemar masakan daging bebek.. selamat mencoba… :)

Berikut ada Beberapa Resep Aneka Olahan Bebek

Bebek  Cabai  Hijau

BAHAN:
1 ekor bebek, bersihkan
2 bh jeruk nipis
250 gr cabai hijau tua, buang tangkainya
500 ml air
5 btr kemiri goreng
10 bh bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
2 cm lengkuas
2 cm kunyit
1/2 sdt lada
1 sdt gula pasir
2 btg serai memarkan
3 lbr daun jeruk
3 bh asam kandis
5 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat:
1. Bersihkan bebek, potong menjadi 16 bagian. Lumuri potongan bebek dengan air jeruk nipis hingga rata, biarkan selama 15 menit. 2. Haluskan: cabai hijau, kemiri, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, kunyit, lada, hingga halus. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum.
3. Tambahkan serai, daun jeruk, asam kandis, garam, gula masak hingga semua bumbu matang.
4. Masukkan potongan bebek, aduk hingga bebek berubah warna dan setengah matang. Tuang air secukupnya dan masak dengan api kecil hingga daging bebek empuk dan kuah menjadi kental berminyak.

Untuk : 8 Porsi

Resep Bebek Panggang

 
Bahan:
1 ekor bebek, ketimun yang dipotong-potong tipis.
Bahan untuk mengasinkan:
2 sdm madu, 2 sdm saus kecap, 1 sdt garam, 1/2 sdt merica, 1 sdm jahe
segar (sudah diparut), 1 siung bawang putih, 1 sdm saus Hoisin.


Cara membuat :

1.    Bersihkan bebek dan buang isinya.

2.    Campur seluruh bahan-bahan ke dalam panci dan beri air secukupnya, lalu rebus sambil diaduk-aduk. Setelah mendidih masukkan daging bebek.

3.    Setelah bumbu meresap ke dalam daging bebek, kira-kira setengah jam. Setelah itu, masukkan daging bebek ke dalam oven bertemperatur tinggi dan panggang sekitar seperempat sampai satu jam lamanya.

4.    Setelah matang, potong daging bebek sesuai selera, letakkan dipiring dan beri hiasan ketimun dan potongan cabe merah.


Bebek Masak Santan

Bahan:
1/2 ekor bebek (potong-potong sedang), kentang (potong lebar dan goreng sesaat), 6 butir bawang merah, 3 siung bawang putih, 1 ruas kencur, 1 ruas kunyit, 1/2 sdt ketumbar, 1 ruas jahe, 2 lembar daun jeruk, 1 tangkai sereh dimemarkan, 1 ruas lengkuas, 1 potong asam, garam secukupnya, 2 gelas santan encer dan 1 gelas santan kental.

Cara membuat :

1.    Haluskan bawang merah, bawang putih, kencur, kunyit, ketumbar, jahe dan kemiri. Tumis hingga harum, tambahkan daun jeruk, lengkuas, asam dan garam.

2.    Masukkan bebek dan santan encer. Masak hingga matang. Tambahkan santan kental dan kentang. Biarkan hingga kuah berminyak, angkat dan siap disajikan.


Bebek Bumbu Kecap



Bahan:
1 ekor bebek muda, 3 siung bawang putih, 2 sdm kecap Inggris, 2 sdm kecap manis, 2 jeruk limau, garam dan vetsin secukupnya, dan minyak sayur secukupnya.

Cara membuat :
Bersihkan bebek dan potong-potong. Setelah bersih, goreng hingga matang. Ulek bawang putih lalu campurkan dengan kecap Inggris, kecap manis, garam dan vetsin. Susun potongan bebek yang telah matang di atas piring lalu siram dengan bumbu saus kecap dan beri perasan air jeruk. Beri hiasan ketimun dan cabe merah besar.


Resep Bebek Goreng Oven:



Bahan:
2 buah paha bebek

Bumbu halus (blender dengan sedikit air) :

1 bawang bombay ukuran medium, 3 bawang putih, 1 cabe hijau / jalapeno pepper, 1 sendok teh ketumbar, 3 biji kemiri sangrai, 1/2 sendok teh kunyit bubuk, 3 daun jeruk, 2 batang serai (bag putih), 2 inches / 4 Cm Jahe, Garam & Lada sesuai selera.

Cara Membuat :

1.    Panaskan oven 175C.

2.    Baluri bebek dengan bumbu halus, lalu atur di pirex / kotak aluminium sekali pakai.

3.    Tutup rapat pirex dengan aluminium foil, lalu masukkan oven dan masak selama 1,5 jam.

4.    Setelah 1,5 jam buka tutup aluminiumnya, panggang lagi sampai kulit kecoklatan. Kalau gak sabar ganti dengan api atas  broil sehingga proses lebih cepat tapi harus diawasi terus jangan sampai gosong.

5.    Hidangkan dengan nasi putih dan sisa bumbu yang mengendap


Resep Bebek Keju Renyah

 
Bahan :
1 ekor bebek utuh, bersihkan, rebus dalam panci sampai terendam hingga matang, angkat.

Bumbu :
1/2 buah bawang bombay cincang halus, 3 siung bawang putih cincang halus, 1 sdt oregano, 1sdm peterseli cincang halus, 2 sdm saus cabai, 2 sdm saus tomat, 2 sdm keju parmesan parut, garam secukupnya, 50 gr mentega untuk olesan.

Cara Membuat :

1.    Campur bawang bombay, bawang putih, oregano, peterseli, saus cabai, saus tomat, keju parut, dan garam. Aduk hingga rata.

2.    Lumuri permukaan dan rongga bebek dengan bumbu halus hingga rata lalu diamkan 30 menit.

3.    Panggang bebek sambil dioles mentega hingga matang.

*Untuk 8 porsi

Nah, Selamat Mencoba ya.. :)



Rabu, 03 April 2013

Kejujuran pangkal kebaikan, membawa ke Surga


Seorang muslim adalah orang yang jujur, mencintai kebenaran dan senantiasa menetapi kebenaran, lahir maupun batin, di dalam berkata dan berbuat, karena kebenararn itu menunjukkan kepada kebaikan dan kebaikan itu menunjukkan kepada surga, sedangkan surga itu puncak citi-cita tertinggi seorang muslim dan angan-anganya yang terjauh.Sedangkan kedustaan menunjukkan ke neraka,dan neraka itu seburuk-buruk tempat yang ditakuti setiap muslim dan menjaga diri darinya.

Seorang muslim memandang kejujuran bukan sekedar akhlak yang utama saja yang wajib dilakukan tanpa lainnya,akan tetapi ia memandangnya lebih jauh daripada itu, ia berpendapat bahwa kejujuran adalah penyempurna imannya, penyempurna islamnya, sebab Allah yang memerintahkan demikian, seraya memuji hamba yang menyandang sifat ini.

Sebagaimana Rasulullah `menganjurkan dan mengajak kepadanya. Allah berfirman di dalam memerintahkan kejujuran,

Hai orang-orang yang beriman,bertaqwalah kepada Allah,dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.”(At Taubah 119).

Dia memuji orang-orang yang bersifat jujur,”Orang-orang yang membuktikan janjinya kepada Allah.”(Al Ahzab 23).”Orang laki-laki yang jujur dan perempuan yang jujur.”(Al ahzab 35),”Dan orang-orang yang membawa kebenaran (muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.”(Az Zumar 33).

Rasulullah ` bersabda,

”Hendaklah kanu bersikap jujur,sebab sesungguhnya kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan itu menunjukkan kepada surga,tidak henti-hebtinya seseorang berlaku jujur dan memilih kejujuran sampai dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur.Hindarilah dusta karena dusta itu sungguh menunjukkan kepada perbuatan dosa dan perbuatan dosa menunjukkan ke neraka.Dan seseorang tidak henti-hentinya berdusta dan memilih dusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta.’(HR Muslim)

 

HAKIKAT DAN TINGKATAN KEJUJURAN

Bisyr al Hafy berkata, “Barangsiapa bermuamalah dengan Allah secara jujur, maka orang-orang akan merasa enggan padanya.

Ketahuilah bahwa istilah jujur bisa berlaku untuk beberapa makna,di antaranya ;

  • Jujur dalam perkataan.Setiap orang harus menjaga perkataannya,tidak berkata kecuali yang benar dan secara jujur.Jujur dalam perkataan merupakan jenis jujur yang paling terkenal dan jelas.Dia harus menghindari perkataan yang dibuat-buat,karena hal itu termasuk jenis dusta,kecuali jika ada keperluan yang mendorongnya berbuat begitu dan dalam kondisi tertentu yang bisa mendatangkan maslahat.Jika Nabi hendak pergi ke suatu peperangan,maka beliau menciptakan move selain peperangan itu agar musuh tidak mendengar kabar sehingga mereka bisa bersiap-siap .

  • Jujur dalam niat dan kehendak.Hal ini dikembalikan kepada ikhlas.Jika amalannya ternodai bagian-bagian nafsu,maka gugurlah kejujuran niatnya dan pelakunya bisa di kategorikan orang yang berdusta seperti yang disebutkan dalam hadits tentang tiga orang,yaitu;orang berilmu,pembaca Al Quran dan mujahid.Pembaca Al Quran berkata,’’Aku sudah membaca al quran sampai akhir ‘’.Dustanya terletak pada kehendak dan niatnya,bukan pada bacaannya.begitu pula yang terjadi pada dua orang lainnya,

  • Jujur dalam hasrat dan pemenuhan hasrat itu.Contoh yang pertama seperti berucap’’Jika Allah menganugerahkan harta benda kepadaku,maka aku akan menshadaqahkan semuanya’’,Boleh jadi hasrat ini jujur dan boleh jadi ada keraguan di dalamnya.Contoh yang kedua,seperti jujur dalam hasrat an berjanji di dalam diri sendiri.Sampai disini tidak ada yang sulit dan berat.Hanya saja hal ini perlu dibuktikan jika benar-benar terjadi,apakah hasrat itu benar ataukah justru dia dikuasai nafsu. Karena itu Allah berfirman,

‘’Di antara orann -orang mukmi itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, maka diantara mereka ada yang gugur , dan diantara mereka ada (pula) yang menuggu-nunggu dan mereka tidak sedikitpun tidak merubah (janjinya).”(Al Ahzab; 23).

‘’Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah,’’Sesungguhnya jika Allah memberikan sebagian karuniaNya kepada kami,pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang shalih’.Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebagian dari karuniaNya mereka kikir dengan karunia itu dan berpaling dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran).Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah,karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepadaNya dan (juga)karena mereka selalu berdusta,’’(At Taubah;75-77).

 

  • Jujur dalam amal perbuatan.Artinya harus menyelaraskan antara yang tersembunyi dan yang tampak, agar amalan-amalannya yang zhahir tidak terlalu menampakkan kekusyu’an atau sejenisnya,dengan mengalahkan apa yang ada didalam hatinya.Tapi untuk batin harus kebalikannya.Mutharif berkata,’’Jika apa yang tersembunyi di dalam hati seseorang selaras daengan apa yang tampak,maka Allah berfirman ‘’Inilah hambaKu yang sebenarnya.”

  • Jujur dalam merealisasikan perintah agama. Ini merupakan derajat jujur yang paling tinggi, seperti jujur dalam rasa takut, mengharap, zuhud, riddha, cinta, tawakal, dan lain-lainnya. Semua masalah ini memiliki prinsip-prinsip yang menjadi dasar di gunakannya beerbagai istilah tersebut, yang juga mepunyai tujuan dan hakikat. Orang yang jujur dan mencari hakikat, tentu akan mendapat hakikat itu.

” Bukanlah menghadapkan wajah kalian kearah timur dan barat itu suatu kebaikan, akan tetapi sesungguhnya kebaikan itu adalah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir, dan orang- orang yang meminta-minta, memerdekakan hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, dan orag-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-ornag yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yag bertaqwa.” (Al Baqarah: 177)

” Sesungguhya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak radu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” (Al H ujurat: 15).
 

Buah dari kejujuran

Sungguh kejujuran ini memiliki buah yang bagus yang di petik oleh orang-orang yang jujur, ini macam-macamnya;

  • Leganya hati dan tenangnya jiwa, karena sabda Rasulullah`,

”Jujur adalah ketenangan, sedangkan kedustaan adalah kebimbangan.”(HR At Tirmidzi).

  • Usaha mendapatkan barakah dan tambahan kebaikan,sabda Rasulullah `,

Dua orang jual beli berhak menentukan selagi belum berpisah, jika berpisah dan jujur serta saling terus terang maka diberkahi bagi keduanya di dalam jual belinya.Jika keduanya menyembunyikan dan berdusta, maka di hapus barokah jual belinya,” (HR Al Bukhari)

  • Kebahagiaan setingkat para syuhada’, Rasulullah ` bersabda,

”Siapa yang memohon kepda Allah untuk mati syahid dengan jujur (benar), maka Allah akan menyampaikannya pada kedudukan orang-orang yang mati syahid, meskipun dia mati di atas ranjangnya.”(HR Muslim)

  • Selamat dari bencana yang tidak di sukai.

Diceritakan bahwa seorang yang melarikan diri datang kepada seseorang yang shalih, ia mengadukan, ”Sembunyikanlah saya dari orang-orang yang mengejarku!” Maka orang shalih itu berkata kepadanya,”Tidurlah disini”, sambil melemparkan kepadanya penutup dari kurma, maka ketika orang-orang yang mencarinya datang dan menayakannya, orang shalih itu menjawab kepada mereka, ”Ini di bawah daun kurma.” Namun mereka mengira bahwa orang itu mempermainkannya, maka mereka meninggalkannya, selamatlah dia dengan barokah kejujuran orang shalih itu.

KEJUJURAN YANG TERCELA

Ghibah

Tidaklah kejujuran selalu mendapat pujian bahkan di sana ada beberapa sikap jujur yang tercela, sebab bisa saja nilai kejujuran sama dengan kedustaan dalam keburukan san kekejian bahkan menambah celaka dan bahaya seperti jujur dalam ghibah,namimah dan memecah belah.Bahasan ini semakin jelas tatkala kita tinjau dari nilai-nilai yang terkandung di dalam Al Qur’an dan As Sunah serta atsar yang shahih.

Ghibah meski jujur tetapi sebenarnya adalah kianat dan menodai harga diri bisa menimbulkan rasa dengki dan hasad dan kianat. Sebagaimana kita tidak boleh memakan daging bangkai teman sendiri maka tidak boleh ghibah ketika masih hidup, lebih jelas lagi setelah melihat penuturan kekasih mulia lagi terpilih, Rasulullah tentang bahaya ghibah beliau bersabda:

”Apakah kalian tahu apa itu ghibah? Mereka berkata; Allah dan RasulNya lebih tahu.Beliau bersabda, Jika kamu menyebut saudaramu tentang apa yang ia benci maka kamu telah melakukan ghibah.Beliau ditanya; Bagaimana jika sesuatu yang saya katakan ada pada saudaraku? Beliau bersabda; Bila sesuatu yang kamu bicarakan ada padanya maka kamu telah melakukan ghibah dan bila yang kamu bicarakan tidak ada padanya maka kau telah membuat kebohongan atasnya,”

Perhatikan bagaimana Rasulullah mendidik istri tercinta Aisyah ketika seorang wanita datang kepada Nabi untuk meminta fatwa dan setelah keluar maka Aisyah berkata,”Betapa pendeknya wanita itu!” Maka Nabi bersabda,” Kamu telah menggunjingnya” atau beliau bersabda ”Hati-hati terhadap perbuatan ghibah!” Aisyah berkata,”Wahai Rasulullah saya tidak mengatakan kecuali tentang sesuatu yang ada padanya!”Beliau bersabda ”Bukankah engkau telah menyebutkan keburukannya? atau beliau bersabda,”Itulah ghibah,bila tidak ada padanya maka kamu telah membuat kebohongan.”

Pada zaman Rasulullah ada dua orang yang sedang berpuasa mengunjing orang lalu hal itu sampai kepada Nabi maka beliau bersabda,” Mereka berdua berpuasa dengan sesuatu yang halal tetapi berbuka dengan sesuatu yang haram.”

Semoga Allah merahmati penyair yang berkata:

Janganlah mencari-cari kesalahan orang yang tertutupi

Maka Allah akan membongkar aibmu yang tertutupi

Sebutlah tentang kebaikan mereka, ketika mereka di bicarakan

Janganlah mencela seorangpun dari mereka ketika kamu melihat

Kesalahan mereka yang tanmpak padamu

 

Imam mawardi berkata, ”Mungkin orang yang menggunjing mencari-cari pembenaran dengan alasan menampakan kebenaran dan mengkikis kemungkaran,namun akhirnya justru menjauh dari kebenaran dan etika,walaupun ghibah dilakukan secara jujur tetapi ia telah membogkar aib orang lain yang lebih pantas untuk dijaga.Menampakan suatu yang rahasia dan tersembunyi dan membicarakan secara terang-terangan suatu yang tersembunyi tidak memberi faedah melainkan kerusakan akhlak tanpa memberi kebaikan pada orang lain.”

Dari Jabir bin Abdullah bahwa pernah tercium bau yang sangat menyengat pada zaman rasulullah maka nabi bersabda:

” Sesunguhnya segolongan munafik telah menggunjing segolongan muslimin sehingga tercium bau yang sangat menyengat.”

Di tuturkan dari ibrahim bin adham bahwa ketika beliau menjamu tamu pada saat mereka hendak duduk mereka menggunjing seorang muslim, Ibrahim berkata, “Orang-orang terdahulu bila makan memulai dengan roti lalu daging tetapi kenapa kamu memulai makan daging terlebih dahulu baru roti ?!”

Dari hasan al bashri bahwa ada seseorang yang telah menggunjingnya lalu beliau mengiriminya segantang kurma dan beliau berkata saya telah mendegar kamu telah menghadiahkan kebaikanmu kepadaku dan saya ingin membri balasan atas kebaikanmu dan saya mohon maaf belum bisa memberi balasan yang lebih baik dan sempurna.

Yahya bin mu’adz ar razi berkata, ” Hendaklah kamu berbuat baik kepada saudaramu dengan tiga hal:

  1. Jika kamu tidak bisa memeri manfaat maka janganlah kamu membuat kerugian kepadanya.
  2. Jika kamu tidak bisa membuat senang maka janganlah kamu membuatnya bersedih.
  3. Jika tidak bisa memujinya maka janganlah kamu mencelanya.

Namimah (mengadu domba)

Namimah lebih tercela dan lebih buruk dari ghibah. Itu juga merupakan suatu penghianatan dan kehinaan kemudian berakhir dengan percekcokan dan pemutusan silaturahim serta kebencian diantara teman.

Rasulullah telah melarang namimah karena termasuk dosa besar sebagaimana sabda beliau:

”Tidak akan masuk surga orang yang mengadu domba”.

Orang yang mengadu domba adalah makhluk yang paling buruk di sisi Allah, penghni neraka jahanam dan bila tidak bertaubat akan menjadi hamba yang terhina di dunia dan putus asa dari rahmat Allah di akhirat.

Yahya bin aktsam berkata;”Pengadu domba lebih jahat dari tukang sihir, dia mampu berbuat kejahatan dalam sesaat dan tukang sihir tak mampu melakukannya dalam sebulan”.

Diriwayatkan bahwa amal perbuatan pengadu domba lebih buruk dari amal usaha setan karena setan hanya berusaha merayu dan menipu tetapi pengadu domba berbuat kejahatan secara konfrontasi dan terang-terangan.Allah berfirman, ”Pembawa kayu bakar.” (Al lahab: 4).

Kebanyakan ahli tafsir berkata ” yang dimaksud dengan kayu bakar adalah namimahcdan namimah disebut kayu karena perbuatan namimah bissa menyulut permusuhan, peperangan dan percekcokan sehinggga laksana membakar kayu.”

Pengadu domba hidup terhina,tercampakan dan tersisih serta tidak mempunyai peran dan posisi dalm masyarakat kecuali merusak dan merobohkan tatanan kehidupan dan moralitas umat karena dia merekam informasi atau ucapan secar atidak lengkap dan namimah merupakan pedang beracun yang mematikan.

Aktsum bin shafi berkata, ”orang terhina ada empat, pengadu domba, pendusta, pengutang dan anak yatim.”

Hasan al bashri berkata, ”Orang yang suka mengadukan kepadamu ucapan orang lain maka dia juga suka mengadukan ucapanmu kepada orang lain.”

Abu Laits as Samarqandi berkata, ”Jika ada orang datang mengadu kepadamu bahwa ada seseorang yang telah mengatakan begini dan begitu tentang dirimu maka kau wajib melakukan enam langkah

Pertama, Jangan kamu percaya sebab pengadu domba ditolak kesaksiannya di kalangan kau muslimin karena Allah berfirman,

”Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS Al Hujurat: 6)

Kedua, Kamu harus melarang orang tersebut dari perbuatan itu karena melarang kemungkaran wajib

Ketiga, Hendaklah kamu membencinya karena Allah sebab dia sedang melakukan maksiat dan membenci orang maksiat itu wajib karena Allah membencinya.

Keempat, Janganlah kamu berprasangka buruk dengan saudaramu yang tidak ada di tempat sebab berburuk sangka terhadap sesama Muslim adalah haram, sebagaimana firman Allah,

”Sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa.” (Al hujurat: 12)

Kelima, Jangan memcari-cari kesalahan-kesalahan saudara yang menjadi pembicara, karena Allah melarang hal itu seperti dalam firmannya,

”Dan janganlah sebagian kamu mencari-cari kesalahan orang lain.” (Al Hujurat: 12)

Keenam, Apa yang tidak kamu sukai dari pengadu domba ini mak kamu jangan sampaikan pengaduannya pada orang lain.

As si’ayah (menghasud)

As si’ayah (menghasud) lebih buruk dan tercela daripada ghibah dan namimah sebab si’ayah menyatukan ghibah dan namimah; bangga dengan diri dan harta, serta mencela kedudukan dan keadaan orang lain.

Salah seorang ahli hikmah berkata,” penghasud diantara dua posisi, yang keduanya jelek bila berada diatas kebenaran maka ia telaah berkianat dan bila berdusta maka telah merusak muru’ah.

MUTIARA HIKMAH TENTANG KEJUJURAN

Jika jujur merupakan sikap mulia dan dusta suatu sikap yang hina-dina, betapa pentingnya kita memahami bahwa kejujuran adalah timbangan allah untuk mengukur nilai keadilan. Adapun dusta adalah timbangan setan yang mengajak kepada kedhaliman.

Para alim ulama dan ahli zuhud serta ahli hikmah sangat anti terhadap kedustaan karena mengurangi harga diri dan merendahkan jati diri. Oleh sebab itu Ibnu Samak berkata,”Saya tidak mengira bila diriku bisa disewa untuk kedustaan karena saya meninggalkannya dengan penuh ketidak sukaan kepadanya.”

Sebagian yang lain berkata,”Tidak mungkin seorang yang berakal berdusta sebab hal itu merusak muru’ah, apalagi melakukan dosa dan maksiat.”

Imam Sya’bi berkata:”Tetaplah kalian berada diatas kejujuran meskipun terlihat merugikan maka ketahuilah suatu ketika berguana bagimu. Dan hati-hatilah dari berdusta meskipun terlihat menguntungkan ketahuilah suatu saat akan merugikan kamu.”

Sebagian orang jujur berkata:”Kejujuran bukti ketakwaan,keindahan dalam bicara dan kesempurnan perkara agama dan dunia.”

Dalam kata-kata mutiara berbunyi:”Segala sesuatu memiliki hiasan dan hiasan pembicaraan adalah kejujuran.”

Ahli hikmah berkata:”Barang siapa yang jujur tutur katanya maka akan selalu benar hujjah-hujjahnya.”

Dari Muhalab bin Abu Shafrah bekata:”Tidak ada pedang di tangan ksatria yang lebih hebat dari pada kejujuran.”

Sebagian ahli adap berkata:”Sebaik-baik perkataan adalah orang yang bearkata jujur dan orang yang mearndengar mengambil manfaat.”

Sebagian mereka berkata, ”Mati membawa kejujuran lebih baik daripada hidup bersama kedusaan.”

Di antara kata-kata mutiara adalah ucapan sebagian ahli balaghah, ”Bila dilukiskan maka kejujuran adalah laksana singa yang meraung dan kedustaan adalah serigala yang menguak. Kamu berada di kandang singa yang gagah maka itu lebih baik daripada kamu berada dikandang serigala.”

Semoga Allah memasukkan kita kedalam golongan orang-orang yang senantiasa berbuat jujur, baik dalam perkataan dan perbuatan kita. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurrah kepada Nabi Muhammad beserta keluarga, sahabat dan orang-orang yang tsiqah dala mengikuti manhaj beliau sampai hari kiamat. Amiin. (By; Habib Abdurrochman).

Referensi:

  1. Minhajul Muslim, Abu Bakr Jabir al Jazairi
  2. Minhajul Qasidin, Ibnu Qudamah
  3. Ash shidq wa shadiqun, Ahmad bin Khalil Jum’ah